“Dapatkah saya bertahan sehari tanpa internet?”

Tiba-tiba terpikir tentang satu topik dari suatu Blog Competition tentang Internet. Sehari tanpa Internet. Topik yang sangat menarik jika diangkat, melihat fungsi internet sekarang bukan hanya sebagai sarana pelarian dunia nyata saja. Melainkan lebih jauh dari itu.

Internet sendiri merupakan akronim dari Inter dan Network, yang jika diterjemahkan secara harfiah akan menjadi “Antar Jaringan”. Hal itu menjelaskan fungsi dari internet itu sendiri, yaitu menghubungkan para user internet satu dengan yang lain, yang di dalamnya terdapat berbagai macam sumber informasi dan ilmu pengetahuan.

Sebelum kembali membahas dampak yang akan terjadi jika tidak ada Internet, ada baiknya jika melihat berbagai dampak Internet dari beberapa aspek terlebih dahulu.

Dampak Positif

  • Sosial; memperpendek jarah komunikasi dan melakukan efektifitas dalam pengerjaannya
  • Pendidikan; mempermudah  akses informasi tiada batas pada pengguna
  • Bisnis; mempermudah penyebaran informasi tentang bisnis terkait

Dampak Negatif

  • Sosial; ajang pamer serta kurangnya privacy terhadap informasi diri sendiri
  • Pendidikan; pemberian informasi yang salah dan tidak akurat yang menjerumuskan
  • Bisnis; penipuan yang mengatasnamakan bisnis terkait

Jika melihat berbagai dampak diatas, dapat dilihat bahwa Internet sendiri telah masuk kedalam berbagai fungsi kehidupan secara mendalam, khususnya di fungsi sosial. Lebih dari itu, Internet sekarang telah menjadi kebutuhan. Ibaratnya, makan dan minum telah menjawab kebutuhan pribadi kita, dan Internet lah yang akan menjawab kebutuhan sosial kita.

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia pun terjadi dengan sangat pesat. Dari 1.9 juta pengguna pada tahun 2000, menjadi 107 juta hanya dalam waktu 14 tahun belakangan ini. Dan di asumsikan bahwa nilai tersebut akan terus bertambah dari tahun ke tahun.

Kembali ke pertanyaan mendasar, “Dapatkah saya bertahan sehari tanpa internet?”. Jawabannya adalah, Ya. Saya dapat bertahan. Meskipun begitu, akan banyak informasi yang pastinya akan saya lewatkan, khususnya untuk kehidupan sosial. Manusia adalah makhluk sosial. Begitulah kata seorang filsuf Yunani kuno, Aristoteles. Dan hal itulah yang dapat menjelaskan alasan kenapa Internet menjadi ‘candu’ bagi manusia sekarang, termasuk saya sendiri.

Twitter sendiri merupakan contoh yang paling sesuai untuk melihat tingkat ‘kecanduan’ manusia terhadap Internet. Dimana dalam suatu riset pernah disebutkan bahwa, in average para pengguna twitter akan berkicau minimal 3 kali perharinya. Angka yang kecil sebagai individu, tetapi jika di jumlahkan dengan pengguna aktif twitter yang berjumlah 200jt pada tahun 2013, maka akan terdapat minimal 600juta informasi perharinya hanya dalam satu website saja.

Sebagai penutup, ada baiknya jika kita mulai mempelajari media Internet tersebut secara bijak dan lebih bertanggung jawab. Karena disamping berbagai dampak positif yang akan kita terima, terdapat pula dampak negatif yang akan kita rasakan, secara langsung maupun tidak langsung. Mulailah memanfaatkan Internet sebaik-baiknya, karena Internet is a resource for your future.

“Hidup atau sekedar bernafas?”

Kurang lebih hal itulah yang sedang sering terbayang akhir-akhir ini. Seorang Buya Hamka pernah mengatakan “Jika hidup hanya sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Jika bekerja hanya sekedar bekerja, kera juga bekerja”. Sebuah kalimat yang sangat sederhana, tapi mengandung berjuta makna. Sangat sesuai dengan refleksi diri saat ini, apakah saya benar-benar hidup? ataukah saya hanya sekedar sedang bernafas saja?

Hidup (hi·dup) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri adalah masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya. Jika diibaratkan sebuah jam, tentunya jika jam tersebut tidak berfungsi maka akan disebut jam mati. Tapi bagaimana dengan manusia? Apakah jika manusia masih dapat bernafas, makan dan minum, maka manusia tersebut disebut hidup? Atau lebih pantas disebut tidak mati?

Mungkin hal itu kembali kepada arti dan tujuan hidup seseorang. Jika tujuan hidupnya adalah hanyalah untuk bernafas, makan dan minum, maka ia dapat disebut hidup. Tetapi arti kehidupan itu sendiri sebenarnya sangat jauh dari itu. Bahkan tidak sedikit filsuf yang sampai saat ini masih belum menemukan arti dari kehidupan itu.

Jika dilihat secara fisik, banyak orang yang terlihat hidup tetapi sebenarnya hanya sekedar tidak mati. Tumbuhan hidup. Hewan hidup. Bahkan Zombie sekalipun hidup. Sungguh hina diri ini mendapati satu lagi nikmat tuhan yang sering dilupakan. Nikmat hidup.

Tetapi jika manusia sendiri hanya hidup sekedar hidup, bedanya kita dengan babi di hutan apa? Begitu pula dalam bekerja, jika kita bekerja hanya sekedar bekerja, kera kan juga bekerja. Bahkan semut pun bekerja. Dan tentunya jika kita hanya hidup sekedar hidup, bukankah itu berarti kita menyia-nyiakan nikmat tuhan yang bahkan paling sering kita lupakan?

Merujuk kepada kalimat diatas, bahwasanya sebagai manusia, harusnya kita lebih menghargai dan memaknai hidup kita. Karena hidup itu sendiri lebih dari sekedar bernafas, dan tentunya bukan cuma makan dan minum saja. Dan terlebih lagi, hidup itu adalah titipan tuhan. Jadi janganlah kita sia-siakan.

Kembali lagi kepada refleksi diri hari ini, “Apakah saya hidup atau sekedar bernafas?

Yak! Kerandoman mulai melanda hari ini. Hari dimana saya terbangun pada malam hari dengan perasaan dada yang sangat sesak. Aneh memang, karena baru beberapa tahun belakangan dada ini terasa sangat sesak.

Sebenarnya ada alasan kenapa dada ini terasa sangat sesak. Meskipun agak sulit untuk bercerita kejadian yang sebenarnya, tetapi mungkin saja dapat lebih terjelaskan melalui Cerita Tentang Gigi berikut:

Cerita ini dimulai ketika saya, sebagai manusia memiliki gigi. Jika diibaratkan, dahulu saya adalah seorang manusia yang sangat lengkap. Hingga suatu ketika, gigi saya tanggal. Tentunya saya merasa kehilangan dan kesulitan untuk menemukan penggantinya. Tapi kejadian sebenarnya tentu saja lebih dari masalah gigi tanggal.

Setiap orang pastinya baru akan merasakan fungsi terbaik dari gigi tersebut pada saat mereka kehilangan gigi itu sendiri. Begitu pula saya, saya sangat merasa kehilangan. Gigi yang selama ini sering menemani saya, tiba-tiba saja pergi. Dia hilang. Dan tentunya keputusan dia hilang itu adalah keputusan sepihak. Dan mungkin daripada disebut keputusan, saya lebih cenderung melihatnya sebagai keegoisan.

Kembali lagi ke perihal gigi. Banyak orang yang mengatakan bahwa saya masih memiliki banyak gigi lagi. Saya setuju dengan statement mereka. Hanya saja, tidak semua gigi itu sama. Dan tentu saja saya juga tidak ingin mencari pengganti gigi ini dalam waktu dekat.

Saya cukup mengakui, bahwa mungkin saya dulu bukanlah seseorang yang pandai merawat gigi. Jarang menyikat gigi, tidak menggunakan tali pembersih gigi dan semacamnya. Jika boleh diibaratkan seperti itu. Dan saya cukup merasa bahwa hal itulah yang menyebabkan sifat keegoisan gigi saya muncul. Sekali lagi, dia pergi.

Tetapi, bukankah gigi akan tumbuh lagi? Pastinya. Hanya saja kembali kepada statement diatas, tidak semua gigi itu sama. Mungkin dalam beberapa bulan, tahun atau dekade lagi saya akan mendapatkan gigi baru saya. Akan tetapi, lubang yang telah ditinggalkan gigi lama tentunya akan sulit untuk ditambal kembali.

Disinilah saya, meratapi alasan kenapa gigi saya meninggalkan saya. Agak sulit memang jika sudah berbicara tentang hal ini. Satu hal yang pasti, saya masih merindukan gigi lama saya. Dan saya akan lebih rajin menjaga gigi saya kelak.

Image

First of all, The Walking Dead (TWD) is an American post-apocalyptic horror drama television series developed by Frank Darabont that premiered on October 31, 2010, on the cable television channel AMC in the United States. From the first time I saw this movie, I know that this movie would be one of my favorite all the time. And now, I will share you about the reasons why I love this movie and why you should love this movie as much I do

The Best Zombie Movie Ever

I really love to watch horror movie, especially about zombie. So many movie that I watched such as World War Z, The Cabin in The Woods, City of Living Dead, Shaun of The Dead and even Zombieland. And actually, there are even more. But in my point of view, TWD is the best zombie movie that I ever watched. I know that Word War Z is a good zombie movie too. But, the whole world against zombie? That’s not so manly for me. I really love to watch a bunch of people, with their own weapons or anything that they can use against the whole zombie. It’s just like the reality, if the zombie apocalypse appears. TWD also teach me how to survive, not only by using guns or knife, but with crude equipment against those zombie. And please don’t ask me to compare TWD and Zombieland, because Zombieland is post-apocalyptic comedy that you can’t compare with TWD as well. And that’s the first reason why I love The Walking Dead.

Character Expansion

Another area of excellence in The Walking Dead is the development of those characters. We know that many character died in every session, but there will the addition of potentially great and valued new members of the group, whose identities we don’t yet know. With the new member appear in every session, makes the this movie so real, if the zombie apocalypse appears. You won’t meet anybody everyday if you in their situation, but you’ll meet zombie everyday out there. The way they do character development is very good and smooth either. Start from the conflict appear, until the conditions that make them met, or lose their members

Interesting Storyline

Based on the comic book series of the same name, The Walking Dead tells the story of a small group of survivors living in the aftermath of a zombie apocalypse. The first season mostly takes place in the Atlanta metropolitan area, and the second through fourth seasons in the surrounding countryside of northern Georgia, as the survivors search for a safe haven away from the shuffling hordes of predatory “walkers” (they called zombie as a walkers), who devour any living thing they catch, and whose bite is infectious to humans. The plot focuses primarily on the dilemmas the group faces as they struggle to maintain their humanity during the day-to-day challenges of surviving in a hostile world. This includes battling the zombie hordes, coping with casualties, and dealing with predatory human survivors. Start from Rick Grimes, as the main character awake in some hospital and realize that the zombie apocalypse already happening (session 1), until he found his wife and son and being a group leader that consist around 10 people (session 2). Together, they fight to keep their prison safe from walkers and even from predatory human survivors such as The Governor (session 3). And after their final battle against The Governor, they got separated and now they had their own way to find Terminus, the place that they belived would make them safe from the walkers (session 4). Oh my god, I just really love their storyline after all.

Rick and Daryl

I know it seems unfair to single out particular characters in an ensemble piece, but I just love this two characters. The combination of Rick Grimes and Daryl Dixon in this movies is very fantastic. It does not close any possibility that many people still watch this movie because they want to see these two characters still alive. And for me, Rick and Daryl is very manly in this movie. Rick, as a group leader had their astonishing charismatic that makes the other people in his group trust him so much. And Daryl, he just like a hero in this movie with their trusty crossbow in hand that always help their friends in need. I always imagine myself in that situation, fighting with these two strong characters against the whole zombie. I just love it.

I think thats all the reason why I love this movie, and I know that many people had different responses about it. It’s okay for me, because this is enough to get me incredibly excited to watch this movie again, and again, and again. See ya!

source: www.denofgeek.us

Mungkin kata itu adalah kata yang sering terbesit akhir-akhir ini. Banyak hal disekitar kita yang terjadi tanpa kita sadari. Salah satunya adalah fenoma Strangers, Again. Untuk cuplikan mengenai fenomena itu sendiri dapat dilihat disini.

Jika anda belum menonton cuplikan tersebut, hal itu bercerita tentang The 7 Stages Of A Relationship Before You Are Strangers, Again dimana beberapa tahapan diantaranya adalah:

  • The Meeting
  • The Chase
  • Honeymoon
  • Comfortable
  • Tolerance
  • Downhill
  • Breaking Up

Tahapan-tahapan tersebut merupakan tahapan dasar dalam setiap hubungan, dimana biasanya terdapat dua pilihan sebelum tahap ke 4 (Comfortable), yaitu Breaking Up or Getting Married. Tapi penulis tidak akan membahas lebih lanjut mengenai tahapan-tahapan tersebut, melainkan mengenai fenoma Strangers, Again yang kini sedang dirasakan. Sebelumnya, penulis memiliki seorang pacar, dimana kami berdua telah melalui ke 7 tahapan tersebut, termasuk tahapan Breaking Up, dan sekarang sedang mengalami fase Strangers, Again. Tapi, hal ini bukan hanya menginfeksi hubungan percintaan, tetapi lebih luas lagi, mengenai hubungan sosial kita sendiri.

Banyak orang yang belum menyadari jika hubungan mereka dengan teman-teman atau bahkan keluarga mereka sendiri mulai renggang karena disibukkan oleh sesuatu. Tidak sedikit pula dari mereka yang terang-terangan mengatakan ingin melupakan teman atau bahkan keluarga mereka sendiri untuk mencapai suatu tujuan. Dan sangat banyak dari mereka, yang baru akan mengingat teman atau keluarga mereka jika ingin dibantu dalam suatu hal. Manusia itu aneh bukan?

Dari pandangan penulis sendiri, fenomena Strangers, Again ini merupakan fenomena yang sangat biasa terjadi di masyarakat. Meskipun fenomena ini termasuk penyakit, yang tidak membuat sakit. Tapi, bukankah semua penyakit itu berbahaya?

Tidak ada parameter khusus untuk mengetahui apakah anda terjangkit penyakit ini atau tidak, karena semua orang pasti telah terjangkit penyakit ini tanpa perlu melakukan penelitian mendalam. Meskipun begitu, kita dapat mengurangi efek penyakit ini dengan cara yang sangat sederhana.

Komunikasi.

Ya! Komunikasi merupakan cara yang sederhana untuk minimal mengurangi jumlah Strangers yang anda miliki. Dengan komunikasi, kita tetap bisa menjalin hubungan intim dengan teman-teman kita dan tentunya dengan keluarga kita sendiri. Dan komunikasi pula lah yang membuat kita tetap menjadi manusia seutuhnya. Tetapi, jika komunikasi hanya sekedar komunikasi, monyet di hutan juga komunikasi.

Komunikasi sendiri merupakan dasar dari menjaga hubungan itu sendiri, dan setiap orang pasti memiliki cara sendiri untuk menjaga hubungan mereka entah dengan cara yang baru atau bahkan dengan pelebaran fungsi dari komunikasi itu sendiri. Akhir kata, memiliki banyak Strangers bukan berarti hal yang negatif, tetapi semua kembali lagi kepada diri anda masing-masing. Apakah anda lebih senang memiliki banyak Strangers? atau memiliki banyak Friends? Happy answering!

Hai sekalian manusia, … Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. an-Nisa: 1)

Tak terasa sudah menginjak hari ke-20 di bulan pertama pada tahun 2014 ini! Dan nampaknya blog ini pun sudah tampak berdebu dengan tidak adanya aktifitas tulis-menulis lagi dari sejak bulan Juli 2013 kemarin *bersihin sarang laba-laba*. Well, happy new year btw!

Pada coretan kali ini, penulis akan membagikan sebuah cerita yang dirasa cukup menginspirasi dan kelak jika ada buku berjudul “100 orang inspiratif versi Muh.Dendy Syafardan”, orang ini akan mengisi belasan lembar dari buku tersebut.

Namanya Firman, Firman Ardiansyah. Seorang teman baru yang dipertemukan pada suatu test di Jakarta pada tanggal 18 Januari 2014. Seorang teman baru yang ternyata memiliki kesamaan yang sangat banyak dengan saya. Seorang teman baru yang memiliki ambisi besar meskipun dengan badan yang relatif kecil. Seorang teman baru yang menangis ketika apa yang diiginkannya belum dapat ia penuhi. Seorang teman baru yang mengajarkan saya tentang kemandirian. dan Seorang teman baru yang akan selamanya menjadi teman saya.

Bermula dari percakapan kecil di gedung Cyber 2, Kuningan. Penulis sekarang mengetahui bahwa ia merupakan seorang yang memiliki Need of Achievement yang sangat tinggi. Sehingga terkadang penulis merasa rendah di hadapan dia yang memiliki banyak pengalaman dan prestasi jika dibandingkan. Sudah cukup banyak internship yang telah ia jalani. Bahkan, sekarang pun ia masih menjalani 2 internship guna dapat melanjutkan hidup di Jakarta yang keras.

Berasal dari keluarga yang cukup sederhana, ia mendapatkan segala sesuatu yang dia inginkan dengan usaha dia sendiri. Seperti beasiswa full pada salah satu universitas terbaik di Jakarta, sebuah motor yang sudah cukup lama belum di servis sampai ke hal-hal kecil lainnya. Selain itu juga, ia kerap membantu orang sekitarnya dengan memberdayakan para ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui salah satu bisnis coklat yang ia kelola. Sangatlah wajar jika ia pernah mendapatkan predikat The Best Campus Ambassador of The Year from Young on Top.

Selain itu, ia juga kerap kali menjuarai berbagai perlombaan dengan skala regional maupun nasional yang menghiasi lembar data diri yang ia miliki. Bukan hanya itu saja, ia juga selalu berinisiatif untuk menjadi team leader dalam setiap project yang di berikan kepadanya, dan istimewa nya lagi, setiap project yang ia kelola selalu memiliki hasil yang memukau.

Terlalu banyak predikat lain yang pernah ia dapatkan jika harus disebutkan satu persatu dalam tulisan sederhana ini. Dan terlalu banyak cerita-cerita seru dan konyol lainnya yang dapat saya bagikan selama 2 hari bersama dia. Satu kalimat yang akan selalu saya ingat dari dia adalah, “tuhan memang adil.” hahaha

Well, sekiranya itu saja yang dapat saya ceritakan mengenai seorang sahabat baru saya yang telah memberikan inspirasi kepada penulis. Dengan mengidolakan Superman, saya rasa ia telah sukses untuk menjadi Superman. Karena menurut penulis sendiri, Superman bukanlah selalu seseorang yang terlahir dari planet Krypton dan memiliki berbagai kekuatan super. Melainkan seseorang yang inspiratif serta selalu memberikan manfaat positif bukan hanya pada diri dia sendiri, tetapi kepada masyarakat disekitarnya juga. Itulah definisi manusia unggul (Superman) menurut saya, dan kau telah sukses mencapai nya kawan!

Image

It’s been a pleasure to read such a good article post by Jon Negroni with title The Pixar Theory. Honestly, i’m a great fan of Pixar movies either. I also kinda agree about the theory that presented  by Jon Negroni on his own website. But, after a little research i come out with my own theory that result every Pixar movies are connected each other (maybe most of the fans kinda agree with this statement). The problem is, we don’t know the timeline of all the movies and maybe most of you don’t know the easter eggs of all the Pixar movies. First, lets make a list of all the Pixar movies:

  • Toy Story Trilogy
  • A Bug’s Life
  • Finding Nemo
  • The Incredible
  • Ratatouille
  • Cars
  • Wall-e
  • Brave
  • Monster Inc.
  • Monster University
  • Up

To make it easier, I will divide the timelines into 3 categories: Past, Present and Future

Past

Image

From these movies, I put Brave in Past categories due the facts that this movies take place in a Scottish Kingdom during the Dark Age. Merida, the main character believe that magic will solve all the problems she had. We also find out that this magic things comes from an odd witch seemingly connected to the mysterious will-of-the-wisps.

Image

We also learn that this witch inexplicably disappears every time she passes through doors, leading us to believe that she may not even exist. “Disappears every time she passes through doors”. Remember something? There will be a big surprise wait you ahead about this witch.

Present

There are many movies that I put in this categories which are Toy Story Trilogy, A Bug’s Life, Finding Nemo, The Incredible, Ratatouille and Up. Why I come out with the ideas that all these movies that I mention above are in present time? The Planet Pizza is the answer.

Image

After seeing that picture, it will leave a big question mark in your head. Let me guess, it’s all about the Planet Pizza in Cars and Monster Inc. isn’t it? I will explain about that later in a different section. As you can see, the Planet Pizza Cars shown in Toy Story Trilogy, A Bug’s Life, Finding Nemo and Ratatouille that show that all these four movies are in the same era. Agree with that statement? Now let’s go to see another hints.

Image

Lots-O’-Huggin’ Bear can be seen in Up in the corner of a child’s room as the balloons pass by her window. It show that Up and Toy Story Trilogy live in the same era. Not yet satisfied?

Image

When Ellie gives Carl a bottle cap in Up, it belongs to the same brand of grape soda that can be seen in Buzz Lightyear’s advertising in Toy Story. Still not satisfied?

Image

It seems that Toy Story‘s Andy knows – or is related to – Up‘s Carl and Ellie, as a postcard from them can be seen on top of his dresser. That’s clearly written “Carl and Ellie”. Satisfy enough? Good. Now let’s move to another hints that connected the movies above.

Image

Supervillain Bomb Voyage from The Incredibles appears in the background of Ratatouille as a mime. I don’t know what do you think about this one, but the face and the body shape of the mime and the Bomb Voyage is actually is the same! Coincidence?

Image

As a young boy waits in the dentist’s office in Finding Nemo, he is clearly reading a Mr.Incredible comic. There is a clear picture in the cover of that comic that represent the Mr.Incredible itself which is a big “i” in his chest. There is also one hint that show that all these movies are in one era.

Image

It’s clearly show that Heimlich from A Bug’s Life climbing on a branch in Toy Story 2 before Buzz Lightyear pushes past him. You can see this scene in the bloopers in Toy Story 2. Here’s the link btw: http://www.youtube.com/watch?v=vWclgyyIfUs&feature=player_embedded . Your welcome.

But all this movies leave a big question, why all these things can talk? Is there any relation with the mutation itself? And I found this theory called “Parallel Universe”. Parallel Universe itself refer to many things like in:

  • Science, parallel universe (multiverse) is the hypothetical set of multiple universe
  • Philosophy, parallel universe is a possible world that construct in metaphysics to bring rigor to talk of logical possibility
  • Fiction, parallel universe is an alternative universe, worlds, realities and dimension in fiction

I think that explanation good enough to answer the question about the talk-things. But in general, every species had their own language that we don’t know. Its like we see a dog that bark each other. We don’t know what their talking about, or what their arguing to. Now lets move to the last categories

Future

As we know, there are only 4 movies (3 actually) that left from the list, which are Cars, Wall-e and Monster Inc. The future era is the most complicated because it has 2 place taken in this era which are inner universe and outer universe. As we can see, in the future era there are no human left except the one who living on Axiom and the one that the monster meet after pass through the doors.

Buy n Large is the answer due the extinction of the human populations on earth.  This company is guilty for polluting the earth just to expanding to city. In the commercial from the movie also, we’re told that BnL has even taken over the world governments. From one of my source, it said that BnL already achieved global dominance. Here’s the commercial: http://www.youtube.com/watch?v=IIq0F3sZQFw . Your welcome.

From the greediness of Buy n Large, human population must travel on the Axiom to continue their lives. Regarding to Wall-e movies said that earth is now an unfit planet for humans and animals (except the cockroach that live with Wall-e). That’s the reason why in this era there are no longer human live on earth. But how about human in Monster Inc? Well.. we will talk about that later

Back to the topic, the reason why I put Wall-e, Cars and Monster Inc in the future era beside the reason that there is no human living on earth is there are any hints that left from the movies. Yes!

Buy and Large in Wall-e

The first picture show you the Buy n Large in Wall-e era which is in the future. It also show the damage from pollution that created by the Buy n Large and also show that earth is unfit planet to living for humans and animals. While the second picture show you the connection about Wall-e and Toy Story Trilogy which is the batteries that power Buzz Lightyear (as seen in Toy Story 3) have a BNL logo on them – a reference to Buy N Large, the company that controls all government services in Wall-E. It prove that the movies still in one dimension but in a difference era.

Do you see a green dinosaur between these pinball? Yes! That a hint either! That is Rex from Toy Story Trilogy  that can be seen among Wall-e’s collected junk. As a coward dinosaur, I think he is hiding for something. Or wait till his friend can be found.

Here is the famous Planet Pizza Car in the whole Pixar Universe. It shows that these car already in a bad condition due the state of the earth and it probably had been abandoned for a long time. But its been a pleasure to find this car again in the Pixar movies.

Another hint that prove that Wall-e is in a future era in Pixar universe. Did you see that scooter? Is that familiar to you? Yes! That the scooter that Chef Skinner rides in Ratatouille. It’s seen pretty prominently in Ratatouille – when Skinner is chasing after Remy – so it’s a hard vehicle to forget, and yet seen here amongst the dirt and rubbish? It just looks like any other hunk of junk.

How about Cars and Monster Inc? Here’s the hints

Did you see the poster on the wall? A poster of a ‘normalised’ Finn McMissile – the British spy from Cars 2 – can be seen hanging up in Andy’s room in Toy Story 3. Actually there are many pic about the normalised car from Cars in any Pixar movies. If it doesn’t give any prove to you, doesn’t matter for me. Here are the original prove that Cars is in the future era.

Are you familiar with these logos? Yes! That’s the logo from Cars! Dinoco! But have you seen these logos in another Pixar movies? I don’t think so.

The first picture show you about the original Dinoco logo in Toy Story Trilogy. Its a prove that Dinoco logo itself had change from the present era into the future era. Why i assume that the Dinoco logo in Toy Story Trilogy is the same with the Dinoco in Cars because Dinoco had similarities in its business field which is automotive. In Toy Story Trilogy, Dinoco is a small petrol station , but is also the sponsor of the Piston Cup in Cars. The name and logo can also be seen on a lighter in Wall-E. I assume that the lighter itself is just a kind of merchandise from Dinoco.

Besides, I also found that there is any relation between Cars and Ratatouille. Maybe some of you already know about this one, but maybe some of you doesn’t.

I know that you already ask in you mind about how all the cars can talk and act like normal human. Well, let’s back to The Incredible to answer these question. Had you remember this things?

Its make me think about 2 theories about how the cars can act like a normal human. For me, I consider the second theories but that doesn’t matter. Any theories that you choose won’t change the movies at all.

  1. In the future, all the machine that have artificial intelligence gone rogue just like the Omnidroid did in The Incredible. or
  2. All the machine that have artificial intelligence or not had been abandoned in earth due the earth condition that not suitable for human or animals to live like the Wall-e’s feel in Wall-e.

Do you still remember about inner universe and outer universe? or the theory of parallel universe itself? If you doesn’t remember any, I suggest you to reread about these theories above because when we discuss about Monster Inc, we will use all of these theories. Now, please welcome all the monster! Rawwrr~

There are no exact place that suitable for the monster to live on earth or in our inner universe. Back to the parallel universe theory, the monster have their own place (it’s called Monstropolis) in our outer universe. There are also a few hints that show the relation about Monster Inc  and the other Pixar movies. The only hints that show the relation about our world and their world is their need human as the source of their energy. Although they are in a different dimension, but thanks to the magic door that can connect them to the human world to ‘farm’ their energy.

The only connection about Monster Inc and the other Pixar Movies is Boo (the cute little girl) and the scene when Randall is sent via a magic door.

If you look carefully, then you will see Jesse from Toy Story Trilogy in the first picture. When Boo returns home at the end of Monsters, Inc, she gives Sulley a doll of Nemo. But you can see on the table, there is Jessie from Toy Story 2. So it also can consider that the door not only connect you with the other dimension, but you also can time travel through it. While in second picture, you will see Randall in the right trailer. Actually its a trailer that looks newer than the trailer in the A Bug’s Life on the left side. The reason why i said that the magic door also can time travel, because the era of A Bug’s Life and Toy Story Trilogy is exactly the same. You can see my point by seeing the bloopers in Toy Story 2. If its an exactly the same era, then why the trailer where Randall sent via the magic door seems newer? Time travel is the answer.

Boo also shown in Toy Story 3 as one of the girls playing in the Butterfly Room at Sunnyside DaycareI assume that the difference time between Toy Story 2 and Toy Story 3 around 6-9 years. Its enough time to wait Andy’s graduation and Boo’s growth, isn’t it?

Now the shocking part that maybe most of you doesn’t know the fact behind this. As I said earlier, there are a big surprise about the witch in the Brave movie. What if I say that the witch is a little Boo that have obsession to find her old friend, Sully by using magic that she found herself? Interesting?

The theory is, Boo already know how to make a time travel but she lack of resources and knowledge to make a time travel into a different dimension (just like the magic door from Monster Inc.)? As we know, at her age, the resource in earth is nearly exhausted. Yeah, thanks to BnL once more. Because of that, so she must go back to the dark age to gather the resources and to strengthen her magic skill. Its a general knowledge that dark age is the era of every powerful magic. Seems hard to believe but it’s true. Here’s the hints:

In the first picture, you will see (again) the Planet Pizza car that carved as a wooden toy in her shop which make no sense if she can build one without seen one before. Just to remind you, Planet Pizza car always shown in every single Pixar movies in the present era (the era where boo’s spend her youth). In marketing theory, it called top of mind. Where you always see / hear or feel one thing gradually, then you will always remember that things. And the other wooden toy seems like the famous sculpture, The Thinker. Coincidence?

And here is a big shocking fact about the relation about the witch (old Boo) and Sully from Monster Inc. Have you already found Sully sculpture in the second picture? If not, then I will give you the picture about these sculptures

Yes! It was Sully! and it is an evidence that the witch in Brave is Boo in the Monster Inc.! I don’t know what do you think, but it makes all the new Pixar movies will be interesting because they are connected each other. About the timeline itself, I assume that

  1. Brave (1469 – 1604, the year when dark age happen)
  2. A Bug’s Life (1931 – 2010, year of incessant creation sky crapper in the western)
  3. Toy Story Trilogy (1931 – 2010, the same reason)
  4. Up (1931 – 2010, the same reason)
  5. Ratatouille (1931 – 2010, the same reason)
  6. The Incredible (1931 – 2010, the same reason)
  7. Finding Nemo (1931 – 2010, the same reason)
  8. Cars (2105 – 2561, due the global warming that will make all human travel on Axiom on 2105)
  9. Wall-e (2105 – 2950, the year when Axiom exploring space http://pixar.wikia.com/Axiom)
  10. Monster Inc (undefined)

Finally, it is the end about the theory of Pixar Universe. In general, all movies from Pixar is related each others. There are still many fun facts about Pixar and their movies. You can open all the source that i give to know more about Pixar movies. At the end, if you have anything that you want to ask or correct, don’t hesitate to comment me or anything you want. Thanks for reading!

source: totalfilm.com

references: jonnegroni.com