Archive

Monthly Archives: March 2014

Yak! Kerandoman mulai melanda hari ini. Hari dimana saya terbangun pada malam hari dengan perasaan dada yang sangat sesak. Aneh memang, karena baru beberapa tahun belakangan dada ini terasa sangat sesak.

Sebenarnya ada alasan kenapa dada ini terasa sangat sesak. Meskipun agak sulit untuk bercerita kejadian yang sebenarnya, tetapi mungkin saja dapat lebih terjelaskan melalui Cerita Tentang Gigi berikut:

Cerita ini dimulai ketika saya, sebagai manusia memiliki gigi. Jika diibaratkan, dahulu saya adalah seorang manusia yang sangat lengkap. Hingga suatu ketika, gigi saya tanggal. Tentunya saya merasa kehilangan dan kesulitan untuk menemukan penggantinya. Tapi kejadian sebenarnya tentu saja lebih dari masalah gigi tanggal.

Setiap orang pastinya baru akan merasakan fungsi terbaik dari gigi tersebut pada saat mereka kehilangan gigi itu sendiri. Begitu pula saya, saya sangat merasa kehilangan. Gigi yang selama ini sering menemani saya, tiba-tiba saja pergi. Dia hilang. Dan tentunya keputusan dia hilang itu adalah keputusan sepihak. Dan mungkin daripada disebut keputusan, saya lebih cenderung melihatnya sebagai keegoisan.

Kembali lagi ke perihal gigi. Banyak orang yang mengatakan bahwa saya masih memiliki banyak gigi lagi. Saya setuju dengan statement mereka. Hanya saja, tidak semua gigi itu sama. Dan tentu saja saya juga tidak ingin mencari pengganti gigi ini dalam waktu dekat.

Saya cukup mengakui, bahwa mungkin saya dulu bukanlah seseorang yang pandai merawat gigi. Jarang menyikat gigi, tidak menggunakan tali pembersih gigi dan semacamnya. Jika boleh diibaratkan seperti itu. Dan saya cukup merasa bahwa hal itulah yang menyebabkan sifat keegoisan gigi saya muncul. Sekali lagi, dia pergi.

Tetapi, bukankah gigi akan tumbuh lagi? Pastinya. Hanya saja kembali kepada statement diatas, tidak semua gigi itu sama. Mungkin dalam beberapa bulan, tahun atau dekade lagi saya akan mendapatkan gigi baru saya. Akan tetapi, lubang yang telah ditinggalkan gigi lama tentunya akan sulit untuk ditambal kembali.

Disinilah saya, meratapi alasan kenapa gigi saya meninggalkan saya. Agak sulit memang jika sudah berbicara tentang hal ini. Satu hal yang pasti, saya masih merindukan gigi lama saya. Dan saya akan lebih rajin menjaga gigi saya kelak.

Advertisements

Image

First of all, The Walking Dead (TWD) is an American post-apocalyptic horror drama television series developed by Frank Darabont that premiered on October 31, 2010, on the cable television channel AMC in the United States. From the first time I saw this movie, I know that this movie would be one of my favorite all the time. And now, I will share you about the reasons why I love this movie and why you should love this movie as much I do

The Best Zombie Movie Ever

I really love to watch horror movie, especially about zombie. So many movie that I watched such as World War Z, The Cabin in The Woods, City of Living Dead, Shaun of The Dead and even Zombieland. And actually, there are even more. But in my point of view, TWD is the best zombie movie that I ever watched. I know that Word War Z is a good zombie movie too. But, the whole world against zombie? That’s not so manly for me. I really love to watch a bunch of people, with their own weapons or anything that they can use against the whole zombie. It’s just like the reality, if the zombie apocalypse appears. TWD also teach me how to survive, not only by using guns or knife, but with crude equipment against those zombie. And please don’t ask me to compare TWD and Zombieland, because Zombieland is post-apocalyptic comedy that you can’t compare with TWD as well. And that’s the first reason why I love The Walking Dead.

Character Expansion

Another area of excellence in The Walking Dead is the development of those characters. We know that many character died in every session, but there will the addition of potentially great and valued new members of the group, whose identities we don’t yet know. With the new member appear in every session, makes the this movie so real, if the zombie apocalypse appears. You won’t meet anybody everyday if you in their situation, but you’ll meet zombie everyday out there. The way they do character development is very good and smooth either. Start from the conflict appear, until the conditions that make them met, or lose their members

Interesting Storyline

Based on the comic book series of the same name, The Walking Dead tells the story of a small group of survivors living in the aftermath of a zombie apocalypse. The first season mostly takes place in the Atlanta metropolitan area, and the second through fourth seasons in the surrounding countryside of northern Georgia, as the survivors search for a safe haven away from the shuffling hordes of predatory “walkers” (they called zombie as a walkers), who devour any living thing they catch, and whose bite is infectious to humans. The plot focuses primarily on the dilemmas the group faces as they struggle to maintain their humanity during the day-to-day challenges of surviving in a hostile world. This includes battling the zombie hordes, coping with casualties, and dealing with predatory human survivors. Start from Rick Grimes, as the main character awake in some hospital and realize that the zombie apocalypse already happening (session 1), until he found his wife and son and being a group leader that consist around 10 people (session 2). Together, they fight to keep their prison safe from walkers and even from predatory human survivors such as The Governor (session 3). And after their final battle against The Governor, they got separated and now they had their own way to find Terminus, the place that they belived would make them safe from the walkers (session 4). Oh my god, I just really love their storyline after all.

Rick and Daryl

I know it seems unfair to single out particular characters in an ensemble piece, but I just love this two characters. The combination of Rick Grimes and Daryl Dixon in this movies is very fantastic. It does not close any possibility that many people still watch this movie because they want to see these two characters still alive. And for me, Rick and Daryl is very manly in this movie. Rick, as a group leader had their astonishing charismatic that makes the other people in his group trust him so much. And Daryl, he just like a hero in this movie with their trusty crossbow in hand that always help their friends in need. I always imagine myself in that situation, fighting with these two strong characters against the whole zombie. I just love it.

I think thats all the reason why I love this movie, and I know that many people had different responses about it. It’s okay for me, because this is enough to get me incredibly excited to watch this movie again, and again, and again. See ya!

source: www.denofgeek.us

Mungkin kata itu adalah kata yang sering terbesit akhir-akhir ini. Banyak hal disekitar kita yang terjadi tanpa kita sadari. Salah satunya adalah fenoma Strangers, Again. Untuk cuplikan mengenai fenomena itu sendiri dapat dilihat disini.

Jika anda belum menonton cuplikan tersebut, hal itu bercerita tentang The 7 Stages Of A Relationship Before You Are Strangers, Again dimana beberapa tahapan diantaranya adalah:

  • The Meeting
  • The Chase
  • Honeymoon
  • Comfortable
  • Tolerance
  • Downhill
  • Breaking Up

Tahapan-tahapan tersebut merupakan tahapan dasar dalam setiap hubungan, dimana biasanya terdapat dua pilihan sebelum tahap ke 4 (Comfortable), yaitu Breaking Up or Getting Married. Tapi penulis tidak akan membahas lebih lanjut mengenai tahapan-tahapan tersebut, melainkan mengenai fenoma Strangers, Again yang kini sedang dirasakan. Sebelumnya, penulis memiliki seorang pacar, dimana kami berdua telah melalui ke 7 tahapan tersebut, termasuk tahapan Breaking Up, dan sekarang sedang mengalami fase Strangers, Again. Tapi, hal ini bukan hanya menginfeksi hubungan percintaan, tetapi lebih luas lagi, mengenai hubungan sosial kita sendiri.

Banyak orang yang belum menyadari jika hubungan mereka dengan teman-teman atau bahkan keluarga mereka sendiri mulai renggang karena disibukkan oleh sesuatu. Tidak sedikit pula dari mereka yang terang-terangan mengatakan ingin melupakan teman atau bahkan keluarga mereka sendiri untuk mencapai suatu tujuan. Dan sangat banyak dari mereka, yang baru akan mengingat teman atau keluarga mereka jika ingin dibantu dalam suatu hal. Manusia itu aneh bukan?

Dari pandangan penulis sendiri, fenomena Strangers, Again ini merupakan fenomena yang sangat biasa terjadi di masyarakat. Meskipun fenomena ini termasuk penyakit, yang tidak membuat sakit. Tapi, bukankah semua penyakit itu berbahaya?

Tidak ada parameter khusus untuk mengetahui apakah anda terjangkit penyakit ini atau tidak, karena semua orang pasti telah terjangkit penyakit ini tanpa perlu melakukan penelitian mendalam. Meskipun begitu, kita dapat mengurangi efek penyakit ini dengan cara yang sangat sederhana.

Komunikasi.

Ya! Komunikasi merupakan cara yang sederhana untuk minimal mengurangi jumlah Strangers yang anda miliki. Dengan komunikasi, kita tetap bisa menjalin hubungan intim dengan teman-teman kita dan tentunya dengan keluarga kita sendiri. Dan komunikasi pula lah yang membuat kita tetap menjadi manusia seutuhnya. Tetapi, jika komunikasi hanya sekedar komunikasi, monyet di hutan juga komunikasi.

Komunikasi sendiri merupakan dasar dari menjaga hubungan itu sendiri, dan setiap orang pasti memiliki cara sendiri untuk menjaga hubungan mereka entah dengan cara yang baru atau bahkan dengan pelebaran fungsi dari komunikasi itu sendiri. Akhir kata, memiliki banyak Strangers bukan berarti hal yang negatif, tetapi semua kembali lagi kepada diri anda masing-masing. Apakah anda lebih senang memiliki banyak Strangers? atau memiliki banyak Friends? Happy answering!

Hai sekalian manusia, … Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. an-Nisa: 1)